Skip to content

SISTEM INFORMASI INVENTARIS OBAT PADA APOTIK

20 Maret 2010

SISTEM INFORMASI INVENTARIS OBAT PADA APOTIK

A. LATAR BELAKANG

Dewasa ini perkembangan perangkat komputer dan teknologinya sudah demikian pesatnya, Penggunaannya tidak lagi terbatas pada perusahaan atau instansi yang besar dan mampu saja. Banyak perusahaan-perusahaan atau instansi, baik besar atau kecil, Pemerintah atau swasta yang menggunakan komputer sebagai sarana untuk meningkatkan efektifitas kerja. Apotik merupakan usaha dagang yang bergerak di bidang jasa penjualan obat. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang sekiranya dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja.

Pada era globalisasi ini, komputer merupakan suatu perangkat yang sangat dibutuhkan untuk proses pengolahan data, agar data yang diolah tersebut dapat secara efektif dan efisien dalam memberikan informasi yang diperlukan oleh suatu perusahaan. Pengolahan data yang dilakukan secara manual, akan membutuhkan waktu dan tenaga yang sangat banyak dan juga informasi informasi yang diperlukan tidak efisien. Sedangkan pengolahan data yang dilakukan secara komputerisasi memerlukan tenaga yang lebih sedikit dibandingkan dengan proses yang dilakukan secara manual dan juga waktu yang diperlukan akan lebih singkat.

penggunaan sistem manual dalam pengolahan data dapat menurunkan mutu dan kualitas apotik tersebut. Sebab informasiyang dibutuhkan tidak efesien dan efektif, selain itu waktu dan tenaga yang diperlukan semakin banyak. Sementara dengan volume barang inventaris yang cukup banyak, telah menimbulkan berbagai masalah dari pelayanan sehari-hari terutama dalam menangani data inventaris. Untuk mengantisipasi perkembangan dan makin banyaknya data yang diolah serta makin kompleksnya kebutuhan akan informasi komputer untuk menangani pengolahan data, maka diperlukan suatu sistem untuk membantu dalam pengolahan data. Sesuai dengan fungsi komputer yaitu: ”mengotomatisasi setiap pekerjaan yang bersifat kerja serta menghindari kejenuhan terhadap pekerjaan yang bersifat rutinitas”.

Dengan sistem ini kendala waktu dapat diatasi. Proses berulang-ulang dapat dilakukan dengan cepat. Demikian pula pad penerapannya, diharapkan tidak terjadi kendala yang berarti karena sistem ini dalam perumusannya mengacu pada sistem penjualan apotik tersebut.

Bertitik tolak dari permasalahan di atas penulis berusaha mengkomputerisasikan pengadaan obat-obatan yang mana mempunyai kelebihan-kelebihan sebagai berikut:

Ø Mencatat data obat-obatan yang masuk dan keluar secara cepat.

Ø Memproses perhitungan dalam pengadaan obat-obatan dilakukan dengan sistem komputer.

Ø Laporan yang dihasilkan lebih terjamin kebenarannya.

Ø Pengecekan barang dapat dilakukan dengan cepat dan cermat.

B. PERMASALAHAN

Berdasarkan latar belakang dan judul tersebut diatas, maka pokok permasalahan adalah: Bagaimana perancangan sistem informasi inventaris obat pada sebuah Apotik dapat lebih efisien dan efektif dibanding sistem manual. sehingga pihak pemilik (owner) memandang perlu untuk mengubah sistem inventory yang ada menjadi sistem yang bersifat “Komputerisasi” dengan kemampuan sebagai berikut :

Ø Menyimpan data dengan menggunakan database

Ø Mengetahui obat yang masuk dan keluar secara update

Ø Mempermudah kegiatan transaksi

C. TUJUAN

Proyek perangkat lunak “system informasi inventaris obat pada apotik” ini dimaksudkan:

1. Untuk merancang suatu sistem informasi yang berguna dalam mengelolah data obat pada Apotik

2. Untuk melihat sejauh mana sistem yang dirancang dapat mengatasi permasalah-permasalahan inventaris obat pada Apotik

3. Memberikan konsribusi yang bermanfaat pada Apotik

D. MANFAAT

Manfaat dari pembuatan Proyek perangkat lunak “system informasi inventaris obat pada apotik” ini adalah:

1. Menghasilkan perangkat lunak untuk aplikasi Sistem informasi inventaris obat yang memiliki fitur-fitur standar seperti menambah jenis obat, menghapus jenis obat, menampilkan inventarisasi jenis obat-obatan.

2. Memudahkan pekerjaan administrator, karena bisa mendapatkan informasi jenis obat secara cepat dan akurat.

3. Memudahkan pekerjaan up-date jenis obat-obatan, karena ada penambahan obat baru dan pengurangan obat akibat sudah tidak layak di konsumsi.

E. RUANG LINGKUP

Mengingat kendala berbagai macam media penyimpanan (storage), kinerja (performance) dan waktu responnya (time response), menggunakan database access untuk penyimpanan data-data yang ada dan menggunakan pemograman Visual Basic 6.0.untuk pembuatan program

F. METODOLOGI

Metodologi merupakan elemen yang paling mendasar dari suatu proses bisnis. Berikut ini adalah suatu metodologi untuk merealisasikan proyek perangkat lunak “Sistem informasi inventaris” pada sebuah Apotik, akan ditempuh langkah-langkah sebagai berikut :

1. Desain Fungsi (Design Function)

Melakukan desain sistem secara detail, mulai dari Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD), desain file, desain tabel, relasi tabel dsb sehingga membentuk sistem lengkap sesuai dengan fungsi-fungsi bisnis yang dikehendaki.

2. Pemrograman (Programming)

Melakukan coding untuk merealisasikan desain fungsi yang telah dibuat. Jumlah baris coding ini turut menentukan besar-kecilnya harga perangkat lunak yang dibuat.

3. Pengujian (Testing)

Dilakukan untuk mengetahui apakah pekerjaan pemrograman telah dilakukan secara benar sehingga bisa menghasilkan fungsi-fungsi yang dikehendaki. Pengujian juga dimaksudkan untuk mengetahui keterbatasan dan kelemahan program aplikasi yang dibuat untuk sebisa mungkin dilakukan penyempurnaan.

4. Pemeliharan (Maintenance)

Proyek perangkat lunak tidak bisa selesai begitu saja setelah diserahterimakan, tetapi masih berlanjut hingga tenggat waktu yang cukup untuk memastikan bahwa produk perangkat lunak yang telah diserahkan tersebut bisa beroperasi dengan baik dan tidak ada kendala yang berarti.

5. Dokumentasi (Dokumentation)

Dalam sebuah proyek bisa terdiri dari beberapa dokumen. Dokumen dibuat untuk melihat kemajuan proyek yang sedang dikembangkan, sebagai referensi untuk troubleshooting bila terjadi kendala, sebagai pedoman operasional dsb.

G. PENUTUP

Demikianlah Proposal ini kami susun, dengan harapan kegiatan ini akan dapat terlaksana dengan baik. Bantuan baik moril maupun materil dari semua pihak tentunya akan memperlancar terwujudnya pembuatan proyek perangkat lunak ini. Kami mengucapkan terima kasih atas semua bentuk perhatian dan partisipasi yang Anda berikan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: